Jurnal Ilmu Kebidanan http://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik <p><strong>JIK</strong> terbit pertama kali pada tahun 2014 dalam versi cetak, dan dipublikasikam secara online pada tahun 2015. Tujuan <strong>Jurnal Ilmu Kebidanan</strong> adalah menyebarluaskan hasil penelitian dan meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah melalui pendekatan interdisipliner dan multidisiplin. Proses pengiriman manuscript terbuka sepanjang tahun. Semua manuscript yang dikirimkan akan melalui <strong><em>peer review</em></strong> dan <strong><em>editorial blind review</em></strong> sebelum disetujui untuk diterbitkan.</p> <p>Terbit pertama kali pada tahun 2014, JIK telah menggunakan <em>Open Journal System</em> yang mewajibkan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diperbolehkan mengupload manuscript yang mereka tulis secara online. Setelah itu, <em>editor, peer reviewer</em>, dan penulis dapat memantau proses pembuatan manuscript.</p> <p>Makalah yang diterima dan diterbitkan akan diakses secara bebas di situs web ini dan database abstrak dengan pengindeks-an sebagai berikut:</p> <p> <a href="https://index.pkp.sfu.ca/index.php/browse/index/10233" target="_blank" rel="noopener">PKP INDEX</a> <a href="https://scholar.google.com/citations?user=BJwbg14AAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> <a href="https://www.citefactor.org/journal/index/26903#.YBxk2-gzbIU" target="_blank" rel="noopener">Cite Factor</a> Crosssref <a href="http://garuda.ristekbrin.go.id/journal/view/19879">Garuda</a> <a href="https://www.onesearch.id/Record/IOS2892.YOGYA000000000001588" target="_blank" rel="noopener">One Search</a></p> <p>Sudah punya <em>Username/ Password</em> Jurnal Ilmu Kebidanan (JIK)? <a href="https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/login" target="_blank" rel="noopener"><strong><u>LOGIN</u></strong></a> atau <a href="https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/user/register" target="_blank" rel="noopener"><strong><u>REGISTRATION</u></strong></a> untuk mendapatkan <em>Username/ Password</em></p> <p><strong><em>Pendaftaran dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini.</em></strong></p> <p>Kami mengundang peneliti, ilmuwan, dan praktisi untuk menjadi reviewer di Jurnal Ilmu Kebidanan. Jika Anda tertarik, silakan kirimkan informasi tentang diri Anda, seperti nama lengkap, pendidikan dan gelar Anda, afiliasi, ID Scopus, ID orcid atau ID peneliti lainnya, dan bidang keahlian. Kirimkan biodata Anda melalui tautan di bawah ini.</p> <p><strong><u>Registrasi for Reviewer</u></strong></p> <p><strong>Informasi Penting bagi Penulis</strong></p> <p>Bagi Penulis diharapkan untuk mengirimkan manuscript dengan ketentuan:</p> <ol> <li>Manuscript asli dan belum pernah dikirimkan ke publikasi lain.</li> <li>Memiliki paling sedikit 15 rujukan dengan 80% Jurnal ilmiah.</li> <li>Menggunakan referensi yang diterbitkan 5 tahun terakhir.</li> <li>Terstruktur menggunakan format IMRaD.</li> <li>Menggunakan template yang ditentukan oleh Jurnal Ilmu Kebidanan.</li> <li>Menggunakan manajemen referensi misalnya Mendeley atau End Note, dll saat mengelola referensi.</li> </ol> <p> </p> <p> </p> AKADEMI KEBIDANAN UMMI KHASANAH en-US Jurnal Ilmu Kebidanan 2407-6872 <p><em>Jurnal JIK memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artike pada jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengann <strong>lisensi creative commons</strong> yang digunakan.</em></p> <p><strong>(JIK) Jurnal Ilmu Kebidanan</strong> is licensed under a <u>Creative Commons Attribution-ShareAlike4.0 International License.</u></p> Pengaruh Dukungan Suami Terkait Pijat Endorphin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas http://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/130 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Ibu Nifas di Desa Meteseh Boja Kendal banyak yang mengalami masalah produksi ASI. pada tahun 2017 jumlah ibu nifas 1024 orang dan pada tahun 2018 jumlah ibu nifas meningkat sebesar 1172 orang, dari data tersebut didapatkan ibu yang memiliki masalah produksi ASI yaitu 97 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin oleh suami terhadap produksi ASI pada ibu nifas. <strong>Metode:</strong> Desain penelitian menggunakan <em>quasi experiment</em> (ekperimen semu) dengan rancangan <em>pretest post test non equivalent control group</em>. Jumlah sampel 40 responden, teknik <em>accidental sampling</em><em>. </em><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ASI yang tidak diberikan perlakuan pijat endorphin oleh suami kurang sebanyak 19 responden (95,0%). Produksi ASI yang diberikan perlakuan pijat endorphin oleh suami kurang 3 responden (15,0%). Ada pengaruh pijat endorphin oleh suami terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Desa Meteseh Boja Kendal dengan p value 0,000<em>. </em><strong>Kesimpulan:</strong> Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat endorphin oleh suami terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Desa Meteseh Boja Kendal.</p> Kristina Maharani Triana Widyastuti Qomariyah Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-05-26 2021-05-26 7 2 10.48092/jik.v7i2.130 Pengaruh Pijat Oxytocin Terhadap Jumlah Lochea Pada Ibu Post Partum http://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/131 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Proses involusi uterus ditandai dengan pengeluaran lochea, jumlah pengeluaran lochea akan mempengaruhi lama proses involusi. Salah satu cara untuk memepercepat pengeluaran lochea rubra dengan dilakukannya massage <em>oxytocin</em>. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massage <em>oxytocin</em> terhadap jumlah lochea rubra pada ibu post partum. <strong>Metode:</strong> Rancangan penelitian ini adalah <em>Quasi Eksperimen</em> Design <em>posttest only with control group</em>. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>accidental sampling</em> responden sebanyak 34 ibu post partum. <strong>Hasil:</strong>. Hasil penellitian didapatkan bahwa rerata jumlah lochea rubra pada hari ke 3 kelompok perlakuan 45.18 cc dan kelompok kontrol 71.24 cc. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan jumlah lochea rubra pada hari ke 3 dengan ? = 0.000 (? &lt; 0.05). <strong>Kesimpulan:</strong> Massage <em>oxytocin</em> mengeluarkan hormon oksitosin dan hormon oksitosin dapat merangsang frekuensi kontraksi uterus untuk mempelancar pengeluaran lochea rubra, sehingga dapat diterapkan untuk ibu post partum.</p> Sri Lestari Agnes Isti Harjanti Widya Mariyana Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-05-26 2021-05-26 7 2 10.48092/jik.v7i2.131 Efektivitas Pijat Payudara dan Kompres Air Hangat Terhadap Kecukupan ASI Bayi Pada Ibu Post Partum http://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/132 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Penurunan produksi ASI hari-hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin yang sangat berperan dalam produksi ASI. Manfaat pijat payudara pada masa nifas dan menyusui karena ASI mengandung banyak endorphine sehingga bayi lebih tenang dan merasa nyaman dan kompres air hangat mampu membuat pembuluh darah dan kelenjar pada payudara mengalami pelebaran atau vasodilatasi, sehingga ASI lebih mudah untuk keluar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat payudara dan kompres air hangat terhadap kecukupan ASI bayi pada ibu post partum. <strong>Metode:</strong> Desain penelitian menggunakan <em>quasi eksperimen </em>dengan metode penelitian yang di gunakan adalah <em>pre-test</em> dan <em>post-test with control group</em>, teknik pengambilan sampel <em>purposive sampling</em>, sejumlah 32 responden yaitu 16 responden pada kelompok intervensi dan 16 responden pada kelompok kontrol. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi karakteristik bayi dan melakukan pijat payudara dan kompres air hangat<em>. </em><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan BB bayi yang bermakna dengan p value= 0.007, dan ada perbedaan frekuensi BAK yang bermakna dengan p value= 0.022, dan ada perbedaan frekuensi menyusu yang bermakna dengan p value= 0.007, serta ada perbedaan lama tidur yang bermakna dengan p value= 0.001<em>.</em><strong>Kesimpulan:</strong> Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat payudara dan kompres air hangat terhadap kecukupan ASI bayi dengan indikasi berat badan bayi, frekuensi BAK, frekuensi menyusu, dan lama tidur setelah menyusu.</p> Kristina Maharani Anisah Jaya Anggraeni Qomariyah Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-05-26 2021-05-26 7 2 10.48092/jik.v7i2.132