Jurnal Ilmu Kebidanan https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik <p><strong>JIK</strong> terbit pertama kali pada tahun 2014 dalam versi cetak, dan dipublikasikam secara online pada tahun 2015. Tujuan <strong>Jurnal Ilmu Kebidanan</strong> adalah menyebarluaskan hasil penelitian dan meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah melalui pendekatan interdisipliner dan multidisiplin. Proses pengiriman manuscript terbuka sepanjang tahun. Semua manuscript yang dikirimkan akan melalui <strong><em>peer review</em></strong> dan <strong><em>editorial blind review</em></strong> sebelum disetujui untuk diterbitkan.</p> <p>Terbit pertama kali pada tahun 2014, JIK telah menggunakan <em>Open Journal System</em> yang mewajibkan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diperbolehkan mengupload manuscript yang mereka tulis secara online. Setelah itu, <em>editor, peer reviewer</em>, dan penulis dapat memantau proses pembuatan manuscript.</p> <p>Makalah yang diterima dan diterbitkan akan diakses secara bebas di situs web ini dan database abstrak dengan pengindeks-an sebagai berikut:</p> <p> <a href="https://index.pkp.sfu.ca/index.php/browse/index/10233" target="_blank" rel="noopener">PKP INDEX</a> <a href="https://scholar.google.com/citations?user=BJwbg14AAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> <a href="https://www.citefactor.org/journal/index/26903#.YBxk2-gzbIU" target="_blank" rel="noopener">Cite Factor</a> Crosssref <a href="http://garuda.ristekbrin.go.id/journal/view/19879">Garuda</a> <a href="https://www.onesearch.id/Record/IOS2892.YOGYA000000000001588" target="_blank" rel="noopener">One Search</a></p> <p>Sudah punya <em>Username/ Password</em> Jurnal Ilmu Kebidanan (JIK)? <a href="https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/login" target="_blank" rel="noopener"><strong><u>LOGIN</u></strong></a> atau <a href="https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/user/register" target="_blank" rel="noopener"><strong><u>REGISTRATION</u></strong></a> untuk mendapatkan <em>Username/ Password</em></p> <p><strong><em>Pendaftaran dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini.</em></strong></p> <p>Kami mengundang peneliti, ilmuwan, dan praktisi untuk menjadi reviewer di Jurnal Ilmu Kebidanan. Jika Anda tertarik, silakan kirimkan informasi tentang diri Anda, seperti nama lengkap, pendidikan dan gelar Anda, afiliasi, ID Scopus, ID orcid atau ID peneliti lainnya, dan bidang keahlian. Kirimkan biodata Anda melalui tautan di bawah ini.</p> <p><strong><u>Registrasi for Reviewer</u></strong></p> <p><strong>Informasi Penting bagi Penulis</strong></p> <p>Bagi Penulis diharapkan untuk mengirimkan manuscript dengan ketentuan:</p> <ol> <li>Manuscript asli dan belum pernah dikirimkan ke publikasi lain.</li> <li>Memiliki paling sedikit 15 rujukan dengan 80% Jurnal ilmiah.</li> <li>Menggunakan referensi yang diterbitkan 5 tahun terakhir.</li> <li>Terstruktur menggunakan format IMRaD.</li> <li>Menggunakan template yang ditentukan oleh Jurnal Ilmu Kebidanan.</li> <li>Menggunakan manajemen referensi misalnya Mendeley atau End Note, dll saat mengelola referensi.</li> </ol> <p> </p> <p> </p> en-US <p><em>Jurnal JIK memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artike pada jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengann <strong>lisensi creative commons</strong> yang digunakan.</em></p> <p><strong>(JIK) Jurnal Ilmu Kebidanan</strong> is licensed under a <u>Creative Commons Attribution-ShareAlike4.0 International License.</u></p> erin.ummikha@gmail.com (Erin Rizkiana) jurnal.ilmukebidanan@gmail.com (Vitara Andriyani) Fri, 19 Aug 2022 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE PADA REMAJA PUTRI https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/177 <p><strong>Latar Belakang</strong> :Prevalensi <em>anemia</em> tertinggi terjadi pada anak-anak sebanyak 42,6%, dan wanita usia subur sebanyak 29,4%. Di Indonesia, prevalensi <em>anemia</em> pada wanita usia subur sebesar 22,7% . Banyaknya remaja putri yang tidak patuh terhadap konsumsi Tablet Fe disebabkan banyak faktor, seperti malas dan efek samping yang sering dirasakan setelah minum Tablet Fe.<strong>Tujuan</strong> penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sewon, Bantul, Yogyakarta. <strong>Metode</strong>: <em>survey analitik</em> dengan pendekatan <em>cross sectional. </em>populasi sebanyak 111 siswi kelas XI IPA, dan sampel sebanyak 49 siswi dari kelas XI IPA. waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2018-Maret 2019, pengambilan sampel menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan dengan instrument penelitian kuesioner dengan hasil uji validitas<em>product moment peson</em> sebanyak 13 soal yang valid dan dianalisis dengan <em>Chi-Square.</em> <strong>Hasil</strong> penelitian ini menunjukkan Remaja Putri di SMA Negeri 1 Sewon, Bantul, Yogyakarta memiliki tingkat pengetahuan baik tentang <em>anemia</em> sebanyak 13 siswi (26,5%) cukup sebanyak 25 siswi (51,0%), dan kurang sebanyak 11 siswi (22,5%). Dan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe, tidak patuh sebanyak 47 siswi (95,9%) dan patuh sebanyak 2 siswi (4,1%). Hubungan tingkat pengetahuan tentang <em>anemia</em> dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sewon, Bantul, Yogyakarta dengan dengan nilai <em>significancy</em> pada hasil menunjukkan (<em>p</em> = 0,027 &gt; 0,05), dengan nilai r sebesar 0,043 sehingga masuk kategori kekuatan hubungan sedang. <strong>Kesimpulan:</strong> Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang <em>Anemia</em> dengan Kepatuhan Mmengkonsumsi Tablet Fe pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Sewon, Bantul, Yogyakarta.</p> Anggit Eka Ratnawati Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/177 Wed, 24 Aug 2022 00:00:00 +0700 TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERUBAHAN FISIK PUBERTAS REMAJA PUTRI https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/182 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Masa remaja merupakan masa dimana individu mengalami perubahan dari anak-anak menuju dewasa termasuk perubahan fisik. Persoalan perilaku remaja sebagai akibat dari proses belajar yang salah dalam menghadapi tren yang ada di lingkungannya dapat menjadi sebuah masalah di masyarakat. Pengetahuan pubertas sejak dini sangat penting bagi para remaja, karena pada masa remaja adalah waktu terbaik untuk membangun kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan yang menjadi aset sangat penting dalam jangka panjang khususnya remaja putri. Pengetahuan masalah reproduksi tidak hanya wajib bagi remaja putri tetapi juga bagi remaja laki-laki agar tidak terjerumus ke pergaulan yang salah yang merugikan bagi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pubertas terhadap perubahan fisik pubertas remaja putri kelas 7 di SMP Negeri 1 Kota Baubau Tahun 2021. <strong>Metode:</strong> Desain penelitian menggunakan survei dengan populasi adalah adalah seluruh siswa kelas 7 dengan jumlah 194 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 55 orang dengan menggunakan rumus Lameshow. Instrumen yang digunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat<em>. </em><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 55 responden remaja putri kelas 7 di SMP Negeri 1 Kota Baubau didapatkan bahwa yang tingkat pengetahuan baik berjumlah 22 responden (40%), dan yang tingkat pengetahuan kurang berjumlah 33 responden (60%). Hasil uji bivariat melalui uji pearson chi square adalah sebesar 0,034 &lt; 0,05<em>. </em><strong>Kesimpulan:</strong> Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perubahan fisik masa pubertas remaja putri.</p> Wa Ode Nurul Mutia Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/182 Mon, 12 Dec 2022 00:00:00 +0700 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN METODE SADANIS https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/186 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Deteksi dini kanker payudara metode pemeriksaan payudara klinis di Jawa Tengah masih rendah yaitu 0,30% WUS. Metode sadanis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kejadian kanker payudara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku WUS dalam deteksi dini kanker payudara dengan metode Sadanis di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang. <strong>Metode:</strong> Desain penelitian dengan <em>analitic correlation</em> dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang berusia 20-45 tahun di Desa Jatirejo wilayah kerja Puskesmas Suruh sejumlah 604 WUS.Responden penelitian ini sebanyak 86 WUS dengan teknik <em>propotional random sampling</em>. Jenis data primer yang diolah menggunakan <em>uji chi square</em>. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pendidikan dan pekerjaan dengan perilaku WUS dalam melakukan SADANIS dengan nilai <em>p-value </em>0,979. Terdapat hubungan antara dukungan suami dan sikap dengan perilaku WUS dalam melakukan SADANIS dengan <em>p-value</em>=0,018 dan 0,000. <strong>Kesimpulan:</strong> Sikap merupakan faktor paling berpengaruh terhadap perilaku wanita usia subur dalam melakukan SADANIS. Semakin baik sikapnya maka semakin baik perilaku WUS melakukan deteksi dini kanker payudara metode sadanis di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang.</p> Silvia Rizki Syah Putri Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/186 Wed, 18 Jan 2023 00:00:00 +0700 PENGARUH SEX EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA SISWA SD https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/178 <p><strong><em>Latar Belakang</em></strong><em> :</em>&nbsp; Menurut data dari Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bantul, jumlah anak yang mengalami pelecehan seksual di Kabupaten Bantul pada Tahun 2021 sejumlah 15 anak dan tahun 2022 bulan Januari sampai dengan Agustus sejumlah 2 Anak yang mengalami pelecehan seksual. Pengetahuan tentang pelecehan seksual pada anak sangat penting diberikan melalui Pendidikan kesehatan kurikulum disekolah maupun pihak sekolah bekerja sama dengan institusi kesehatan.&nbsp;</p> <p><strong><em>Tujuan </em></strong><strong><em>: M</em></strong>engetahui dan mengkaji pengaruh sex education terhadap perubahan pengetahuan pencegahan pelecehan seksual pada siswa/i di SD Jurug</p> <p><strong><em>Metode :</em></strong> Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental dengan&nbsp; rancangan Pretest-Postest with Control Group dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah 405 siswa/i. &nbsp;Teknik pengambilan sampel, cluster random sampling didapatkan kelas 2 dan Acidental sampling untuk menentukan 2 Kelompok,masing masing sejumlah 30 siswa/i. Sex Education&nbsp; pada kelompok intervensi menggunakan video animasi. Alat pengumpulan data yang digunakan, kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 25 item pernyataan yang telah dinyatakan valid menggunakan <em>uji pearson product moment.</em></p> <p><strong><em>Hasil :</em></strong> Hasil penelitian menunjukkan skor pengetahuan pretest dan postest pada kelompok intervensi pretest 56,7 dan postest 86,7 mengalami peningkatan skor rata-rata sebesar 30 dari skor maksimal 100. Sedangkan skor pengetahuan pretest dan postest pada kelompok kontrol, pretest 53,3 dan postest 69 mengalami peningkatan skor rata-rata sebesar 6,7. Hasil T-Test p value &lt; 0.05 secara statistic terdapat beda porposi pengetahuan yang bermakna antara kelompok intervensi dengan kelompok control.&nbsp;</p> <p><strong><em>Kesimpulan :</em></strong> Ada pengaruh sex education terhadap tingkat pengetahuan pencegahan pelecehan seksual pada siswa SD N Jurug</p> Elfrida iriyani Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/178 Wed, 24 Aug 2022 00:00:00 +0700 PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/183 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Kejadian stunting menjadi fokus masalah gizi yang banyak dialami balita di dunia. Beberapa faktor penyebab dari stunting adalah anemia dan kekurangan energi kronis pada remaja. Salah satu intervensi di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dengan program 8000 HPK dengan sasaran remaja putri. Program ini utamanya dengan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di tingkat SMP maupun SMA. Sebagian besar remaja telah mengetahui bahwa dengan mengonsumsi tablet tambah darah dapat mengatasi anemia, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa dengan intervensi tersebut dapat mencegah terjadinya stunting pada generasi penerusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap konsumsi tablet tambah darah sebagai pencegahan stunting. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Jumlah sampel 40 responden dengan teknik <em>accidental sampling</em><em>. </em>Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan <em>google form. </em><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri memiliki pengetahuan baik (57%) dan sikap yang baik (75%). Mayoritas dengan pengetahuan baik (32.5%) dan sikap baik (47.5%) dalam mengonsumsi tablet Fe sebagai pencegahan stunting ada pada tingkat pendidikan SMA, dan sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai pencegahan stunting dengan kategori baik serta sikap yang baik dengan jumlah 21 orang (52.5%)<em>.</em> <strong>Kesimpulan:</strong> Dapat disimpulkan bahwa.pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai pencegahan stunting di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kategori baik. Sebagai saran bagi penelitian selanjutnya dapat meneruskan penelitian berkaitan dengan kepatuhan remaja putri dalam konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).</p> Erin Rizkiana Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/183 Mon, 12 Dec 2022 00:00:00 +0700 HUBUNGAN PARITAS DAN UMUR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/188 <p><strong>Latar Belakang</strong> Rupture perineum merupakan perdarahan yang terjadi dimana plasenta telah lahir secara lengkap dan kontraksi Rahim baik, maka dapat dipastikan bahwa perdarahan yang terjadi berasal dari perlukaan jalan lahir, persalinan dengan rupture perineum apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan perdarahan dan infeksi yang semkain berat, dimana perdarahan adalah salah satu faktor utama penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara paritas dan umur dengan kejadian rupture perineum pada ibu bersalin normal di PMB Emi Narimawati Tahun 2022. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin normal berjumlah 115 orang, dengan tekhnik pengambilan sampel <em>total sampling</em>, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan dari rekam medis, pengumpulan data dengan menggunakan lembar <em>checklist</em>. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara rupture perineum dengan paritas didapatkan nilai OR= 3,94; CI 95%=0,85-18,19; <em>p-value</em> 0,113 dan hubungan antara rupture perineum dengan umur ibu didapatkan nilai OR= 0,64; CI 95% = 0,19-2,21; <em>p-value</em> 0,716<em>.</em> <strong>Kesimpulan:</strong> Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara paritas dan umur ibu dengan kejadian rupture perineum di BPM Emi Narimawati. Rekomendasi kepada tenaga kesehatan dalam hal ini bidan untuk dapat melakukan deteksi dini terhadap faktor resiko yang dapat mempengaruhi terjadinya rupture perineum sehingga kejadian rupture perineum dapat dicegah</p> Desi Darmawati Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/188 Tue, 18 Jan 2022 00:00:00 +0700 PEMBERIAN SENAM POSTNATAL TERHADAP PENGELUARAN LOCHEA PADA IBU POST PARTUM https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/180 <p><em>Senam postnatal merupakan bentuk ambulasi dini pada ibu nifas yang salah satu tujuannya untuk memperlancar proses involusi, sedangkan ketidak lancaran proses involusi berakibat buruk pada ibu nifas seperti terjadi perdarahan yang bersifat lanjut dan kelancaran proses involusi. Senam nifas berguna untuk memulihkan kembali kekuatan otot dasar panggul, mengencangkan otot-otot dinding perut dan perinium, membentuk sikap tubuh yang baik dan mencegah terjadinya komplikasi. Komplikasi yang dapat dicegah sedini mungkin dengan melaksanakan senam nifas adalah perdarahan post partum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam postnatal terhadap proses involusio uteri pada ibu postpartum. Metode penelitian ini menggunakan Quasy eksperiment dengan. Dengan tehnik total sampling yang berjumlah 60 responden ibu nifas. Analisa univariat dan bivariat uji Mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan ada perbedaan yang signifikan antar kelompok intervensi dengan kelompok kontrol nilai 0,000 dengan (pvalue &lt; 0,05), responden yang melakukan senam postnatal otaria lebih cepat mengalami perubahan lokhea rubra ke lokhea alba dibandingkan dengan responden yang melakukan senam postnatal. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh pemberian senam postnatal terhadap pengeluaran lochea pada ibu postpartum.</em></p> Kristina Maharani, Qomariyah, Siti Juwariyah Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/180 Wed, 23 Nov 2022 00:00:00 +0700 DETERMINAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG JENIS ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) COPPER PADA AKSEPTOR AKTIF DI PUSKESMAS KROMENGAN KABUPATEN MALANG https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/185 <p><strong>Latar Belakang</strong> Sensus penduduk tahun 2020 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penduduk Indonesia sebesar 270.203.917 dengan persebaran penduduk berjenis kelamin perempuan sebanyak 133.542.018 jiwa. Jawa Timur memiliki jumlah pasangan usia subur yang tidak ber KB sebanyak 1.915.683 PUS sehingga angka <em>unmet need</em> di Jawa Timur memiliki peluang yang cukup besar. Salah satu metode kontrasepsi yang efektif untuk menekan angka kejadian unmet need yaitu AKDR Copper. ADKR Copper memiliki efektifitas mencapai 99%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang jenis AKDR Copper pada akseptor aktif di Puskesmas Kromengan Kabupaten Malang. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, pengambilan sampel menggunakan <em>non random sampling</em> berupa <em>convenience sampling</em>. Sampel pada penelitian ini berjumlah 91 akseptor aktif. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner secara <em>online</em> menggunakan <em>google form</em> untuk mendapatkan data primer. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat<em>.</em> <strong>Hasil:</strong> Berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan hasil terdapat hubungan antara umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, tingkat pengetahuan, dukungan suami, dan persepsi dengan penggunaan MKJP jenis AKDR <em>Copper</em> dan tidak terdapat hubungan antara jumlah anak dengan penggunaan MKJP jenis AKDR Copper. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang jenis AKDR <em>Copper</em> adalah umur dan pekerjaan. <strong>Kesimpulan:</strong> Dapat disimpulkan bahwa umur merupakan variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi penggunaan MKJP jenis AKDR Copper.</p> Pratiwi Dwi Trisnanti, Sri Ratna Dwiningsih Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmu Kebidanan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ https://jurnalilmukebidanan.akbiduk.ac.id/index.php/jik/article/view/185 Tue, 10 Jan 2023 00:00:00 +0700